SAMARINDA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menaruh harapan besar pada ajang Grand Final Puteri Muslimah Kalimantan Timur 2026. Kompetisi ini diselenggarakan di Gedung Olah Bebaya Kantor Gubernur Kalimantan Timur pada Sabtu (23/5/2026).
Kepala Dinas Pariwisata Kalimantan Timur Ririn Sari Dewi menyatakan ajang ini harus menjadi sarana peningkatan kualitas generasi muda. Kehadiran mereka dinilai strategis dalam membangun citra positif daerah.
Kolaborasi Memperkuat Syiar Agama
Ririn menginginkan adanya kolaborasi kuat antara para pemenang dengan jajaran pemerintah daerah. Sinergi tersebut dinilai mampu mendongkrak efektivitas penyampaian pesan keagamaan kepada masyarakat luas.
“Bagaimana branding seorang Puteri Muslimah bisa membersamai pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota untuk bersama-sama meningkatkan syiar agama Islam,” ujarnya.
Pihak dinas pariwisata juga memproyeksikan para finalis sebagai benteng informasi bagi program pemerintah. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi maraknya penyebaran berita bohong yang meresahkan publik.
Para finalis diharapkan mampu mengambil peran aktif dalam meluruskan berbagai isu miring di daerah masing-masing. Mereka akan dilibatkan langsung dalam berbagai agenda kedinasan di tingkat kabupaten hingga provinsi.
“Saat ini banyak sekali isu dan informasi yang berkembang, padahal sebenarnya hoaks. Karena itu Puteri Muslimah diharapkan bisa menjadi duta informasi pembangunan, membersamai pemerintah dalam proses penyelenggaraan kegiatan di kabupaten, kota, maupun provinsi,” katanya.










